BOJONEGORO — Mahasiswa Membangun Desa (MMD) Universitas Brawijaya Kelompok 44, bekerja sama dengan Program Hibah Strategis DRPM Universitas Brawijaya Tahun 2026, mengembangkan program SAFE DESA (Safety Awareness Fire Emergency Desa) untuk meningkatkan kesiapsiagaan perangkat desa dan masyarakat menghadapi keadaan darurat kebakaran di Balai Desa Kenep, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro.

Video simulasi disusun berdasarkan kondisi nyata Balai Desa Kenep agar alur evakuasi mudah diterapkan. Selain video, program ini juga menghasilkan poster edukasi dan buku saku sebagai media pendukung. Pengambilan video dilaksanakan pada 17 Juli 2026 dengan melibatkan mahasiswa MMD sebagai pemeran, menampilkan penanganan awal kebakaran hingga proses evakuasi menuju titik kumpul.

Sebelum dipublikasikan, tim MMD melakukan wawancara bersama perangkat Desa Kenep pada 28 Juli 2026. Sekretaris Desa Kenep, Muhammad Zaenal Arifin, menyampaikan apresiasinya terhadap program ini.

“Saya sangat mengapresiasi. Melalui video ini kita memperoleh edukasi mengenai penanganan kebakaran apabila terjadi di Balai Desa Kenep. Harapan kami, video ini bermanfaat bagi perangkat desa maupun masyarakat sehingga semua tidak panik dan dapat menyelamatkan diri dengan aman,” ujarnya.

Video SAFE DESA dipublikasikan melalui media sosial pada 1 Agustus 2026, kemudian ditayangkan pada 4 Agustus 2026 dalam acara Closing MMD Universitas Brawijaya di Balai Desa Kenep yang dihadiri perangkat desa serta masyarakat.

Program ini merupakan bagian dari MMD Universitas Brawijaya 2026 yang berkolaborasi dengan Program Hibah Strategis DRPM Universitas Brawijaya Tahun 2026, di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapang (DPL) Onni Meirezaldi, S.Sos., M.M. MMD Kelompok 44 berharap media edukasi ini terus dimanfaatkan sebagai sarana pembelajaran kesiapsiagaan kebakaran di Desa Kenep.


By Admin
Dibuat tanggal 13-08-2026
0 Dilihat