BOJONEGORO - Mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) yang tergabung dalam Program Mahasiswa Membangun Desa (MMD UB) 2026 memperkenalkan inovasi Galon Komposter atau GASTER kepada masyarakat Desa Kenep, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro, Sabtu (11/7). Program ini bertujuan mengajak masyarakat mengolah sampah organik rumah tangga menjadi kompos dan pupuk organik cair (POC).
Program GASTER diinisiasi oleh Septiana Dwi Maharani, mahasiswi Program Studi Agroekoteknologi Universitas Brawijaya, melalui kerja sama dengan Hibah Strategis DRPM Universitas Brawijaya Tahun 2026. GASTER memanfaatkan galon bekas sekali pakai sebagai alat komposter sederhana sehingga mampu mengolah limbah anorganik dan sampah organik rumah tangga menjadi produk yang lebih bermanfaat.
Sampah organik yang dapat diolah antara lain kulit buah, sisa sayuran, sisa nasi, dan makanan basi. Sementara itu, sisa daging, tulang, dan makanan berminyak tidak dianjurkan karena berpotensi menimbulkan bau serta mengundang lalat. Proses pengomposan dibantu menggunakan campuran EM4, molase, dan air dengan perbandingan 1:1:10. Hasil pengolahan berupa kompos padat serta POC dari air lindi yang terkumpul di bagian bawah galon.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa Kelompok 44 MMD UB memperagakan secara langsung cara penggunaan GASTER kepada warga. Antusiasme peserta terlihat dari berbagai pertanyaan mengenai jenis sampah yang dapat digunakan, perawatan alat, hingga pemanfaatan hasil kompos dan POC. Sebagai bentuk apresiasi, delapan unit GASTER diberikan kepada peserta yang aktif selama sesi diskusi.
Sekretaris Desa Kenep, Muhammad Zaenal Arifin, S.Pd., M.PWK., mengapresiasi pelaksanaan program tersebut. Ia berharap masyarakat semakin sadar memanfaatkan sampah dari rumah sehingga kebiasaan membuang maupun membakar sampah dapat berkurang.
Program tidak berhenti pada tahap sosialisasi. Mahasiswa MMD UB juga melakukan monitoring mingguan kepada warga penerima GASTER untuk mengetahui perkembangan penggunaan alat sekaligus memberikan pendampingan. Warga penerima menilai GASTER membantu mengurangi sampah dapur dan bau sampah rumah tangga serta menghasilkan pupuk yang dapat dimanfaatkan untuk tanaman.
Melalui GASTER, mahasiswa MMD UB 2026 berharap kebiasaan mengelola sampah organik secara mandiri dapat terus diterapkan setelah kegiatan MMD berakhir sehingga lingkungan Desa Kenep menjadi lebih bersih dan sehat. Kegiatan ini dilaksanakan di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapang (DPL) MMD Universitas Brawijaya, Onni Meirezaldi, S.Sos., M.M.